Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN AKHLAKUL KARIMAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN AKHLAKUL KARIMAH. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Februari 2018

MADRASAH HEBAT DAN BERMARTABAT

Madasah Hebat dan Bermartabat' adalah motto baru Madrasah yang akan diluncurkan di tahun 2018, untuk meninggalkan motto lama 'Madrasah Lebih Baik dan Lebih Baik Madrasah', demikian disampaikan oleh Dr.H.A. Umar, MA, selaku Direktur KSKK ( Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Kementerian Agama RI, pada acara pembinaan di Aula MAN Kota Surabaya pada 26Januari 2018 yang lalu.

Minggu, 21 Januari 2018

ASYIKNYA PRAKTEK MEMBUAT RANGKAIAN LISTRIK OLEH KELAS VI

Pada minggu ke-3 di semester Genap Tahun Pelajaran 2017-2018 Kelas VI MI. Khoiriyah Pilanggede Balen Bojonegoro mengadakan praktek membuat rangkaian listri Seri dan Paralel. Dalam praktek ini dibuat secara kelompok yang setiap anggotanya 5 sampai 6 siswa. Alat dan bahan sudah disiapkan oleh peserta didik dari rumah.
Adapun Alat dan bahan yang dibutuhkan yaitu:
  1. Bohlam senter  4 buah
  2. Kabel 1 meter
  3. Batu Baterai 2 buah
  4. Saklar 1 buah
  5. Gunting
  6. Isolatip

Senin, 17 Juli 2017

UPACARA AWAL TAHUN PELAJARAN 2017-2018

Apel hari pertama tahun ajaran baru 2017/2018 di YPI. Khoiriyah Pilanggede Balen Bojonegoro berlangsung tertib. Apel hari pertama masuk kembali ke MI. Khoiriyah tak menghalangi para siswa/I tetap bersemangat mengikuti apel, apalagi apel tersebut digabung dengan siswa/I baru MI. Khoiriyah, peserta didik dari KB. Kharisma Hati dan RA. Khoiriyah
. Apel tersebut diikuti oleh seluruh guru dan beberapa perangkat Desa Pilanggede serta dipimpin oleh Kepala MI. Khoiriyah, M. Bashiron, S.Pd.I.
Dalam kata sambutannya, M. Bashiron, S.Pd.I sekaligus membacakan sambutan dari bapak Bupati Bojonegoro perihal hari pertama masuk sekolah “Menghadirkan Masa Depan Gemilang Dengan Sembilan Ketrampilan Hidup” untuk seluruh sekolah yang ada di kabupaten Bojonegoro dan awal kegiatan memasuki sekolah baru untuk peserta didik baru.

Usai apel Bapak Kepala Madrasah menyampaikan arahan dan nasihat Khususnya bagi santri baru. Selanjutnya acara apel pagi tersebut ditutup dengan halal bihalal antara santri dengan para guru

Selasa, 11 April 2017

MI. KHOIRIYAH SCOUT (Edisi Semaphore)

Selasa, 11 April 2017.
Setiap Selasa siang jam 14.00 Pasukan Pramuka MI. Khoiriyah rutin melaksanakan Latihan Pramuka Mingguan yang berada di bawah Binaan Kak Ririn Isnawati dan Kak Izza Husniatin.
Materi kali ini adalah Bendera Semaphore.
Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong atau dengan sarung tangan. Informasi yang didapat dibaca melalui posisi bendera atau tangan. Namun kini yang umumnya digunakan adalah bendera, yang dinamakan bendera semaphore.

Sabtu, 22 Oktober 2016

PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL DI MI. KHOIRIYAH PILANGGEDE

22 Oktober 2016, Pagi ini suasana lain terlihatdi area YPI. Khoiriyah Pilanggede. Dimana para peserta didik putra mulai dari Tingkat KB-RA dan MI mengenakan Sarung dan berbaju putih layaknya di lingkungan Pondok pesantren. Yup, tanggal 22 Oktober 2016 bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional. Segenap Civitas Akademika YPI. Khoiriyah Pilanggede-Balen-Bojonegoro melaksanakan Upacara Peringatan HarSasNas (Hari Santri Nasional) yang diadakan di depan Halaman Madrasah. Setelah upacara kemudian para peserta beserta dewan asatidz dan asatidzah menuju ke masjid untuk membaca Sholawat Nariyah Bersama-sama.

Minggu, 26 Oktober 2014

KEMERIAHAN TAHUN BARU HIJRIYAH DI MI. KHOIRIYAH PILANGGEDE


Bojonegoro- Bulan Muharram termasuk bulan yang istimewa bagi umat Islam di Dunia. Tahun Baru Hijriyyah merupakan awal kehidupan manusia menata kembali masa yang akan datang untuk menjadi yang lebih baik. Namun seringkali orang tidak mengetahui bulan dan tahun dalam Islam dan bahkan banyak orang melupakannya.Oleh karena itu,dalam rangka memperingati Tahun baru Islam 1 Muharram 1436 Hijriah, civitas akademika MI. Khoiriyah Pilangggede mengadakan kegiatan pawai ta’aruf dan do’a bersama. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik mulai dari PAUD, RA dan MI. Khoiriyah Pilanggede. Puluhan siswa melakukan Pawai Ta’aruf di ruas-suas jalan poros desa  dan dilanjut dengan istighotsah bersama. Acara pawai ta’aruf tersebut dilepas oleh Kepala Madrasah, M. Bashiron, S.Pd.I. di halaman madrasah setempat, Ahad, (26/10/2014) sekitar pukul 07.40 WIB.

Kamis, 26 September 2013

BAGAIMANA MEMBIASAKAN ADAB MAKAN DAN MINUM BAGI PESERTA DIDIK?


Bel tanda istirahat berbunyi, anak-anakku MI. KHOIRIYAH PILANGGEDE berhamburan keluar kelas. Beberapa anak berjalan menuju kantin, sebagian yang lain menuju tempat parker untuk bermain sepeda, beberapa yang lain ada yang menuju kamar kecil, ada yang berlarian menyerbu kios penjual jajanan dan sebagian yang lain membuka bekal mereka. Sejurus kemudian pandangan saya teruju pada anak-anak yang sudah membeli jajan dan berjalan menuju depan kelas. Terlihat anak-anak yang sedang menikmati snack & minuman yang telah mereka beli. Subhanalloh, kebersamaan mereka dalam menikmati makanan mereka dan satu lagi (yang mendorong saya untuk mengeluarkan kamera digital untuk mengabadikan kegiatan ini) yaitu mereka makan dan minum sambil duduk. Kita tahu bahwwa pada era sekarang ini, sangatlah sulit ditemui anak-anak atau bahkan orang dewasa mau menjalankan sunah rasulullah yang satu ini. Makan dan minum sambil duduk serta makan dan minum pakai tangan kanan. Ya, inilah salah satu pembiasaan di MI. Khoiriyah Pilanggede . Mengapa “makan dan minum sambil duduk serta makan dan minum pakai tangan kanan” menjadi bagian dari program pembiasaan yang dilaksanakan di MI. KHOIRIYAH? Berikut adalah beberapa riwayat yang mengajarkan tentang adab makan dan minum: Dari Anas dan Qatadah RA, dari Nabi SAW, Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri. Qotadah RA berkata, Bagaimana dengan makan? Beliau menjawab, Itu lebih buruk lagi. (HR. Muslim dan Turmidzi). Dalam hadits lain, dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda, Jangan kalian minum sambil berdiri! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan! (HR. Muslim).