Sabtu, 26 Oktober 2013

KEGIATAN PASCA UTS GANJIL 2013/2014

Selasa, 22 Oktober 2013- Setelah berkutat seminggu penuh dengan UTS anak membutuhkan waktu refreshing agar tidak jenuh dalam aktivitasnya. 
 Pasca UTS diadakan kegiatan out door yang diisi dengan game-game kompetitif, peserta kegiatan adalah seluruh siswa-siswi MI. Khoiriyah Pilanggede mulai kelas I sampai kelas VI. Dalam pelaksanaan kegiatan out door ini diprakarsai oleh Tim kreatif MI.Khoiriyah (Moh. Fauzan, Ririn Isnawati dan Shokibul Ma'ruf), seluruh siswa di bagi menjadi beberapa kelompok, tiap kelompok beranggotakan 4-5 anak. 

Kamis, 26 September 2013

OUT BOND; TADABUR ALAM PRAMUKA MI.KHOIRIYAH PILANGGEDE








BAGAIMANA MEMBIASAKAN ADAB MAKAN DAN MINUM BAGI PESERTA DIDIK?


Bel tanda istirahat berbunyi, anak-anakku MI. KHOIRIYAH PILANGGEDE berhamburan keluar kelas. Beberapa anak berjalan menuju kantin, sebagian yang lain menuju tempat parker untuk bermain sepeda, beberapa yang lain ada yang menuju kamar kecil, ada yang berlarian menyerbu kios penjual jajanan dan sebagian yang lain membuka bekal mereka. Sejurus kemudian pandangan saya teruju pada anak-anak yang sudah membeli jajan dan berjalan menuju depan kelas. Terlihat anak-anak yang sedang menikmati snack & minuman yang telah mereka beli. Subhanalloh, kebersamaan mereka dalam menikmati makanan mereka dan satu lagi (yang mendorong saya untuk mengeluarkan kamera digital untuk mengabadikan kegiatan ini) yaitu mereka makan dan minum sambil duduk. Kita tahu bahwwa pada era sekarang ini, sangatlah sulit ditemui anak-anak atau bahkan orang dewasa mau menjalankan sunah rasulullah yang satu ini. Makan dan minum sambil duduk serta makan dan minum pakai tangan kanan. Ya, inilah salah satu pembiasaan di MI. Khoiriyah Pilanggede . Mengapa “makan dan minum sambil duduk serta makan dan minum pakai tangan kanan” menjadi bagian dari program pembiasaan yang dilaksanakan di MI. KHOIRIYAH? Berikut adalah beberapa riwayat yang mengajarkan tentang adab makan dan minum: Dari Anas dan Qatadah RA, dari Nabi SAW, Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri. Qotadah RA berkata, Bagaimana dengan makan? Beliau menjawab, Itu lebih buruk lagi. (HR. Muslim dan Turmidzi). Dalam hadits lain, dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda, Jangan kalian minum sambil berdiri! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan! (HR. Muslim).


JEDA SEMESTER, SAATNYA REFRESHING....

Jeda mid semester atau jeda akhir semester adalah sebutan untuk waktu menunggu hasil ulangan tengah semester maupun hasil ulangan akhir semester. Pada saat inilah anak-anak perlu refreshing setelah melaksanakan ulangan. Hal ini sangatbaik dilaksanakan karena sekali-sekali anak-anak membutuhkan suasana lain dalam berbagai bentuk kegiatan yang menghibur sekaligus mendidik di sekolah maupun di luar sekolah.
Inilah sekilas gambaran hasil jepretan kamera kegiatan peserta didik MI. Khoiriyah Pilanggede ketika melakukan wisata Rohani ke kota Tuban pada liburan semester ganjil 2012-2013.












PESERTA DIDIK RUTIN MELAKSANAKAN SHOLAT DHUHA





Siswa Siswi MI. Khoiriyah Pilanggede setiap hari, sebelum masuk jam pelajaran tepatnya pada jam 06.30 WIB telah berada di Masjid Adz-Dzakirin untuk melaksanakan sholat dhuha. Pelaksanaan kegiatan sholat dhuha ini bertujuan untuk mengenalkan pelaksanaan ibadah sholat dan menanamkan kecintaan untuk menjaga sholat kepada peserta didik. Setelah sholat dhuha maka secara serempak para peserta didik dibawah bimbingan bapak guru membaca & menghafalkan juz amma. Unggul prestasi dan berakhlakul karimah, insya allah..




Kamis, 18 Juli 2013

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN AJARAN 2013/2014

Sesuai dengan pasal 17 UU No. 20 tahun 2003 tentang SISDIKNAS, Madrasah Ibtidaiyah (MI) adalah lembaga pendidikan dasar, merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menengah. Sederajat dengan Sekolah Dasar (SD). Oleh karena itu MI mendapatkan hak yang sama dari pemerintah, mulai dari Akreditasi, pelaksanaan UN, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan kebijakan-kebijakan pendidikan lainnya. 
Memiliki anak cerdas dan berpengetauan agama luas adalah dambaan setiap orang tua, MI. KHOIRIYAH Pilanggede merupakan salah atu Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Bojonegoro yang ikut mengantar para intelektual muslim yang tidak sekedar cerdas namun juga berpengetahuan agama sesuai dengan Visi yang dimiliki "Terciptanya Siswa yang unggul dalam prestasi dan berakhlakul Karimah". Berpengalaman lebih dari 56 tahun dalam menyediakan layanan pendidikan dasar islami. Alhamdulillah, di tengah era globalisasi masih mampu eksis berkat dukungan semua pihak khususnya para orang tua cerdas yang mengamanahkan pendidikan putra-putrinya kepada kami.
Di tahun ajaran baru 2013/2014 ini maka segera daftarkan putra-putri anda agar bisa bergabung dengan lembaga kami.

Sabtu, 27 April 2013

PERBANDINGAN KURIKULUM 2013 DENGAN KTSP


Muatan kurikulum meliputi sejumlah mata pelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan. Dalam Kurikulum sekarang (KTSP), materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian dari muatan kurikulum. Misal, untuk kurikulum SMP dan MTs, terdiri dari 10 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri yang harus diberikan kepada peserta didik.  
Pada Kurikulum 2013 nanti, ada perubahan mendasar dibanding kurikulum sekarang, yaitu antara lain :
1.      Untuk SD, meminimumkan jumlah mata pelajaran dengan hasil dari 10 dapat dikurangi menjadi 6 melalui pengintegrasian beberapa mata pelajaran:
-          IPA menjadi materi pembahasan pelajaran Bahasa Indonesia , Matematika, dll
-          IPS menjadi materi pembahasan pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, dll
-          Muatan lokal menjadi materi pembahasan Seni Budaya dan Prakarya serta Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
-          Mata pelajaran Pengembangan Diri diintegrasikan ke semua mata pelajaran
2.      Untuk SD, menambah 4 jam pelajaran per minggu akibat perubahan proses pembelajaran dan penilaian
3.      Untuk SMP, meminimumkan jumlah mata pelajaran dengan hasil dari 12 dapat dikurangai menjadi 10 melalui pengintegrasian beberapa mata pelajaran:
- TIK menjadi sarana pembelajaran pada semua mata pelajaran, tidak berdiri sendiri
-  Muatan lokal menjadi materi pembahasan Seni Budaya dan Prakarya
-  Mata pelajaran Pengembangan Diri diintegrasikan ke semua mata pelajaran
4.      Untuk SMP, menambah 6 jam pelajaran per minggu sebagai akibat dari perubahan pendekatan proses pembelajaran dan proses penilaian

Untuk lebih jelas melihat perbedaan struktur kurikulum, dapat dilihat pada gambar berikut ini :